Liquitex menemukan cat akrilik. Pada tahun 1955, sebuah perusahaan cat di Cincinnati bernama Permanent Pigments memperkenalkan cat akrilik seniman berbahan dasar air pertama di dunia dan menamakannya Liquitex — tekstur cair. Setiap tube cat akrilik yang dibuat oleh setiap produsen sejak saat itu berutang keberadaannya pada momen tersebut. Liquitex menghabiskan tujuh dekade berikutnya untuk menyempurnakan apa yang mereka ciptakan: mengembangkan formulasi Heavy Body untuk pelukis yang menggunakan teknik impasto, Soft Body untuk sapuan halus dan penuangan, rangkaian Basics untuk siswa yang membutuhkan keandalan dalam skala besar, dan Acrylic Ink untuk seniman yang menginginkan ketahanan akrilik dengan aliran tinta. Seniman profesional dari David Hockney hingga Bridget Riley telah menggunakan Liquitex. Begitu pula dengan banyak siswa yang membuat lukisan pertama mereka. Merek ini menduduki kedua dunia tanpa mengkompromikan salah satunya — karena pigmen, ketahanan cahaya, dan konsistensi dipertahankan di seluruh rangkaian. Ketika sebuah medium telah disempurnakan selama 70 tahun, itu terlihat.


